Tips Aman Modifikasi Motor Tua Agar Tidak Terkena Denda dari Polisi

Beberapa waktu yang lalu, dunia otomotif sempat diramaikan dengan adanya kontroversi pro kotra terkait aturan baru yang memberikan batasan untuk modifikasi motor. Aturan ini sendiri mencakup semua jenis motor mulai dari modifikasi motor tua hingga jenis motor-motor baru masa kini. Pihak kepolisian telah melayangkan larangan untuk melakukan segala tindak modifikasi pada motor serta akan mengancam untuk menindak secara tegas siapapun yang melanggar.

Tentu saja hal ini membuat para pecinta modifikasi geram karena mereka menganggap jika modifikasi motor tidak akan mengganggu siapapun juga di jalanan. Selain itu, modifikasi juga dianggap sebagai ekspresi menunjukkan jati diri dan kreativitas. Sementara untuk kubu yang kontra menganggap jika modifikasi ini tidak ada manfaat sama sekali. Justru kerapkali modifikasi ke motor yang sudah dilakukan sangat mengganggu pengguna jalan lainnya, misalnya ketika mengganti knalpot sehingga suaranya keras dan asapnya begitu tebal.

Pihak kepolisian pun mengaminkan hal ini sehingga melandaskan argumentasi dalam pelarangan ini di Pasal 277 UU No. 22 Tahun 2009 yang berisi tentang aturan lalu lintas serta angkutan jalan. Yang lebih menghebohkan lagi adalah aturan tersebut membebankan denda kepada pelanggar hingga senilai 24 juta rupiah. Dengan adanya aturan ini, maka pecinta modifikasi pun sudah tidak mampu berkutik lagi, apalagi sudah membawa-bawa denda hingga angka puluhan juta rupiah.

 jangan lupa jika mempunyai motor tua antik untuk selalu di rawat dan di bersihkan supaya agar tetap prima, baca tips dan trik nya di motoraja.com 

Meski begitu, pihak kepolisian tetap memberikan kelonggaran untuk modifikasi motor tua atau motor baru Anda. Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips agar Anda terhindar dari denda jika ingin modifikasi:

  • Jangan mengubah rangkanya

Mengubah rangka sudah menjadi hal biasa di dunia modifikasi. Meski begitu, dalam undang-undang telah ada aturan ini sehingga Anda tidak diperkenankan untuk mengubah rangka kendaraan sehingga harus sesuai dengan aslinya.

  • Jangan mengubah dimensinya

Jika Anda modifikasi dengan mengubah dimensinya, maka panjang, lebar serta volume juga akan berubah. Jika demikian, maka keterangan yang ada di STNK dan BPKB akan tidak sesuai dengan kondisi motor hasil modifikasi.

  • Jangan mengubah kapasitas mesinnya

Memperbesar di bagian kapasitas mesin juga jadi favorit para pecinta modifikasi. Meski memperbesar kapasitas mesin akan mampu membuat performa dari motor semakin mantap, namun sayang karena hal ini tidak sesuai dengan peraturan UU.

  • Jangan mengubah warna

Di surat keterangan kendaraan warna juga telah disebutkan sehingga jika di STNK adalah warna merah, maka motor juga harus warna merah dan tidak boleh diganti warna hitam.

Setiap aturan yang dikeluarkan pastilah memiliki manfaat. Manfaat dari pelarangan modifikasi motor tua atau motor jenis lainnya ini adalah agar sepeda motor yang dimiliki bisa sesuai dengan surat-surat yang ada. jadi, pastikan patuhi aturannya.

 

Be Sociable, Share!

Be the first to comment on "Tips Aman Modifikasi Motor Tua Agar Tidak Terkena Denda dari Polisi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*