Hindari Melakukan Jenis Modifikasi Motor Berikut Ini untuk Keselamatan Anda

Hindari Melakukan Jenis Modifikasi Motor Berikut Ini untuk Keselamatan Anda

Bagi beberapa orang ingin sekali membuat ciri khas tersendiri untuk kendaraan kesayangan mereka. Untuk itu tidak jarang sebagian dari mereka berupaya melakukan modifikasi pada kendaraan mereka. Modifikasi sendiri selain agar menambah kesan menarik pada kendaraan kesayangan, juga ada yang dimaksudkan untuk mengikuti ajang kontes. Modifikasi memang boleh-boleh saja dilakukan, namun perlu diingat agar tidak dilakukan dengan berlebihan. Anda harus memperhatikan beberapa hal. Seperti misalnya saat melakukan modifikasi motor, Anda harus memperhatikan fungsi serta kegunaannya.

Hindari Melakukan Jenis Modifikasi Motor Berikut Ini untuk Keselamatan Anda 

Saat melakukan modifikasi tentukan tujuannya terlebih dahulu, untuk mengikuti kontes atau digunakan sehari-hari. Jika Anda melakukan modifikasi dengan tujuan untuk mengikuti kontes, maka Anda bebas berkarya atau yang ekstrem sekalipun. Namun jika Anda bertujuan untuk digunakan sebagai kendaraan sehari-hari, maka Anda harus memperhatikan kenyamanan, kelengkapan atribut, serta keselamatannya. Sebagai kendaraan sehari-hari, Anda harus menghindari beberapa jenis modifikasi yang membahayakan keselamatan. Diantaranya sebagai berikut:

  • Mika lampu bening.

Terkadang beberapa pemilik kendaraan bermotor melakukan modifikasi motor hanya sekedar untuk tampilan yang menarik, seperti misalnya memasang mika lampu belakang berwarna bening. Mungkin memang terlihat keren, namun hal ini bisa membahayakan pengendara lain yang berada di belakangnya karena pancaran sinar yang terlalu silau dari mika lampu belakang tersebut.

  • Ban kecil untuk harian.

Ban kecil kurang cocok digunakan pada kendaraan motor yang digunakan untuk sehari-hari. Memang tampilan motor terlihat keren dan sporty, namun akan membahayakan penggunanya. Ban kecil akan membuat daya cengkram ke tanah semakin menurun, hingga keseimbangan motor saat berkendara yang tidak stabil.

  • Strobo dan sirine.

Biasanya kalangan komunitas yang suka melakukan touring gemar memasang lampu strobo dan sirine. Hal ini akan berdampak buruk bagi pemilik motor maupun pengguna jalan lainnya. Dari segi undang-undang, modifikasi jenis ini termasuk menyalahi aturan yang berlaku. Strobo dan sirine hanya boleh digunakan untuk beberapa jenis kendaraan dengan prioritas khusus saja, seperti ambulance, kendaraan kepolisian, hingga pemadam kebakaran.

  • Spion kecil.

Spion selain sebagai pelengkap juga berfungsi sebagai visibilitas saat berkendara. Beberapa melakukan modifikasi dengan menggantinya dengan spion kecil tanpa memperhatikan fungsinya.

  • Melepas sein.

Beberapa orang juga terkadang melakukan modifikasi dengan melepas sein, seperti pada modifikasi yang bertema old school dan sport. Hal ini akan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Fungsi sein sangat penting sebagai alat komunikasi ketika berbelok sehingga pengendara di belakangnya bisa melakukan antisipasi.

  • Handgrip alumunium.

Mengganti handgrip alumunium memang akan terlihat keren, namun akan membahayakan karena bahan alumunium sangat licin untuk tangan.

  • Potong rangka.

Modifikasi motor dengan memotong rangka untuk kegiatan kontes bisa dimaklumi. Namun jika digunakan untuk kendaraan sehari-hari sangat tidak disarankan. Karena akan membuat titik kestabilan motor berkurang.

Be Sociable, Share!

Be the first to comment on "Hindari Melakukan Jenis Modifikasi Motor Berikut Ini untuk Keselamatan Anda"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*