Biaya dan Cara Balik Nama Mobil di Bali yang Perlu Kamu Ketahui!

Benarkah biaya balik nama mobil itu mahal? Tentu saja!

 

Sebagian orang lebih memilih untuk tidak melakukan balik nama pada kendaraan bermotor bekas yang mereka beli dengan alasan karena biaya untuk balik nama tersebut cukup mahal. Biaya balik nama kendaraan bermotor di setiap wilayah  berbeda-beda, tergantung bagaimana pemerintah daerah setempat menetapkannya.

 

Di Provinsi Riau, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menghapus Biaya Balik Nama (BBN). Hal ini telah disahkan oleh pemerintah setempat dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur No. 37 Tahun 2015 tentang penghapusan segala biaya yang berhubungan dengan biaya balik nama kendaraan bermotor.

 

Penghapusan biaya balik nama ini tidak hanya berlaku untuk kendaraan roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat. Jadi, beruntunglah bagi Anda yang tinggal di Provinsi Riau karena kalian bisa mengurus balik nama kendaraan bermotor kalian dengan gratis.

 

Namun, berbeda dengan di Provinsi Riau. Di Bali, biaya balik nama kendaraan bermotor belum dibebaskan. Pada umumnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk balik nama dibagi menjadi dua, yaitu biaya pajak dan biaya di luar pajak.

 

Biaya pajak adalah biaya yang tertulis di STNK setelah proses balik nama selesai. Sedangkan, biaya di luar pajak adalah biaya di luar tagihan yang tertulis di STNK. Lalu, berapa sih total keseluruhan untuk biaya balik nama mobil?

 

Pertama, yang harus Anda siapkan adalah biaya pajak. Seperti yang sudah diketahui, biaya pajak adalah biaya yang tercantum di STNK. Biaya pajak tersebut meliputi:

  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Biaya PKB biasanya tidak berubah dari pajak tahun sebelumnya. Malahan, biayanya bisa saja turun seiring dengan bertambahnya usia mobil. Akan tetapi, jika Anda memiliki lebih dai satu mobil maka Anda akan dikenakan pajak progresif. Tarif atau biaya pajak progresif nilainya atau nominalnya akan terus meningkat sesuai dengan urutan kepemilikan mobil.

 

  • Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB)

Untuk BBN KB dapat dihitung dengan rumus berikut:

BBN KB = 2/3 x PKB

 

  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)

Biaya untuk SWDKLLJ ini sudah ditentukan oleh pemerintah. Untuk motor, akan dikenakan biaya sebesar Rp35.000. Sedangkan, untuk mobil sebesar Rp143.000. Namun, biaya tersebut sewaktu-waktu dapat berubah.

 

  • Biaya Administrasi Surat Tanda Kendaraan Bermotor (Biaya ADM STNK)

Biaya ini juga sudah ditentukan oleh pemerintah, yaitu Rp50.000 untuk motor dan Rp75.000 untuk mobil. Biaya ini sewaktu-waktu juga dapat berubah.

 

  • Biaya Administrasi Tanda Kendaraan Bermotor (ADM TNKB)

Untuk biaya ADM TNKB pun sudah ditentukan oleh pemerintah. Untuk motor akan dikenakan biaya sebesar Rp30.000, sedangkan untuk mobil sebesar Rp50.000. Sewaktu-waktu biaya ini juga bisa berubah.

Berikut ini contoh perhitungannya:

Misalnya, nilai PKB yang tertulis di STNK sebesar Rp2.000.000, maka:

BBN KB                          =          2/3 x PKB

=          2/3 x Rp2.000.000

=          Rp1.334.000

PKB                                 =          Rp2.000.000

SWDKLLJ                      =          Rp143.000

Biaya ADM STNK         =          Rp75.000

————————–        +

Total biaya pajak        =          Rp3.552.000

 

Selain biaya pajak, ada juga biaya di luar pajak yang tidak tertulis di STNK tetapi harus Anda bayarkan. Untuk rincian biayanya sebagai berkut.

  • Tip untuk petugas cek fisik (sifatnya sukarela, misalnya Rp10.000)
  • Biaya pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp30.000
  • Biaya pendaftaran balik nama STNK mobil sebesar Rp30.000
  • Biaya pendaftaran balik nama BPKB mobil sebesar Rp100.000

Total biaya di luar pajak ini kurang lebih sebesar Rp170.000

 

Jadi, jika ditotal dari biaya pajak dan biaya di luar pajak, keseluruhan biaya yang dibutuhkan untuk balik nama mobil sebesar Rp3.722.000. Cukup mahal, ya?

Nah, jika sudah tahu kisaran biaya yang harus dikeluarkan untuk balik nama mobil, selanjutnya Anda harus tahu bagaimana prosedur balik nama mobil.

Cara balik nama mobil tidaklah rumit, namun memang memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, ada juga berkas-berkas yang harus Anda lengkapi, seperti KTP, STNK, dan BPKB, baik yang asli maupun fotokopi, serta kwitansi jual beli kendaraan yang disertai dengan materai Rp6.000.

Jika berkas-berkas tersebut sudah Anda siapkan, langkah berikutnya Anda bisa langsung pergi ke SAMSAT terdekat, kemudian lakukan cara balik nama mobil.

 

Sumber gambar:

Pexels.com (gambar 1)

Pixabay.com (gambar 2)

Be Sociable, Share!

Be the first to comment on "Biaya dan Cara Balik Nama Mobil di Bali yang Perlu Kamu Ketahui!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*