Aturan Ganjil-genap dan Nomor Plat Kendaraan Seluruh Indonesia

Jalur ganjilgenap pasca-perhelatan Asian Games 2018 mengalami sedikit perubahan. Terjadi perluasan area dari Jalan Jendral Amad Yani, Medan Merdeka Barat, MH Thamrin sampai dengan sebagian Jalan S. Parman diharapkan mampu memberikan efek positif terkait kelancaran lalu lintas di Jakarta.

Perubahan tersebut efektif, terbukti pada beberapa lokasi yang mampu menurunkan tingkat kemacetannya. Hal tersebut dapat terjadi juga karena didukung oleh masyarakat yang dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan peraturan ini.

Bukan tidak mungkin nantinya rute dari ganjil genap ini diterapkan di seluruh kawasan Jakarta. Perlu diingat sekarang ini adalah masa percobaan dari peraturan ganjil genap. Bila hasilnya mampu memuaskan banyak pihak, maka perluasan demi perluasan akan segera dilakukan terkait peraturan ganjil genap.

Adapun rute ganjilgenap yang berlaku sekarang adalah sebagai berikut.

Jalan Merdeka Barat – M.H Thamrin – Jl. Jendral Sudirman – Sebagian Jl. S. Parman – Jl. Gatot Subroto – Jl. H.R Rasuna Said – Jl. Jendral M.T Haryono – Jl. Jendral D.I Pandjaitan dan Jl. Jendral Ahmad Yani.

Bagi kalian yang memiliki aktivitas di jalur ganjil genap tersebut, harus selalu ingat bahwa kendaraan kalian hanya dapat dipakai sesuai dengan tanggal. Apabila plat kalian genap maka hanya boleh dipakai saat tanggal genap, begitu juga sebaliknya. Peraturan ini juga berlaku untuk semua plat kendaraan seluruh Indonesia.

 

Sanksi Untuk Pelanggaran GanjilGenap

Jangan meremehkan peraturan ganjil genap ini, karena sanksi yang akan didapat cukup berat. Kalian juga jangan coba-coba karena petugas yang berjaga sangat jeli bagi kendaraan yang melanggar peraturan ini.

Mulai dari pintu keluar tol, sampai dengan ruas jalan tol terdapat petugas yang selalu siap siaga untuk menilang kendaraan yang melanggar. Apabila kalian kedapatan melanggar ada sanksi yang kalian harus tahu.

Pertama adalah sanksi dengan slip biru. Jika kalian diberikan slip biru maka hanya perlu membayar sebesa-besarnya sampai dengan Rp 500 ribu. Denda tersebut juga bisa dibayarkan di ATM yang telah terintegrasi dengan pemerintah.

Kedua adalah sanksi dengan slip merah. Sanksi ini dijatuhkan karena kalian tidak terima dengan besaran biaya yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, sebelum membayar kalian nantinya akan menjalani proses sidang terlebih dahulu.

Kalian pasti tidak mau mendapatkan sanksi tersebut. Alangkah baiknya jika kalian menghindari pemakaian kendaraan pribadi yang tidak sesuai antara plat nomor dan tanggal. Kalian bisa menggunakan transportasi umum yang sudah nyaman dan harga yang murah.

Rute Alternatif

Bagi kalian yang memang benar-benar tidak bisa pergi tanpa kendaraan pribadi, ada rute alternatif yang bisa kalian pakai. Berikut rute mana saja yang bisa kalian pakai untuk menghindari ganjil genap.

  • Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba – Jl. Matraman (dari Timur).
  • Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo (dari Selatan).
  • RE. Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari (dari Utara).
  • RA Kartini – Jl. Ciputat Raya (dari Selatan).
  • Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika (dari Timur).
  • S. Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Surya Pranoto/Jl. Cideng (dari Utara).

Meski telah disediakan rute altenati, belum ada jaminan seratus persen akan terhindar macet. Karena pasti banyak pula pengendara yang melewati rute tersebut. Oleh karena itu budayakan untuk tetap menaati peraturan atau sebaiknya memakai kendaraan umum guna mengurangi polusi dan kemacetan.

 

Sumber gambar:

https://proxy.duckduckgo.com/iu/?u=https%3A%2F%2Fprimaindisoft.com%2Fblog%2Fwp-content%2Fuploads%2F2016%2F09%2FGanjil-Genap-25-7-2016-52-1024×638.jpg&f=1

Be Sociable, Share!

Be the first to comment on "Aturan Ganjil-genap dan Nomor Plat Kendaraan Seluruh Indonesia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*