5 Tips Merawat Motor di Masa Inreyen

5 Tips Merawat Motor di Masa Inreyen

Semua orang bisa membeli motor, namun hanya segelintir orang saja yang tahu bagaimana cara merawat motor dengan benar. Agar motor bisa awet dan tahan lama diperlukan perawatan dan perlakuan yang baik, apalagi dalam masa Inreyen. Masa Inreyen atau yang biasa disebut masa Break-in adalah masa di mana semua komponen sepeda motor mesin sedang mengalami penyesuaian. Selain untuk membiasakan Anda mengendarai motor baru Anda, masa ini juga bertujuan agar komponen dalam motor bisa beradaptasi guna menguji kualitas dan kemampuannya. Untuk itu, di bawah ini ada beberapa cara memperlakukan dan merawat motor pasca masa Inreyen yang bisa Anda simak.

5 Tips Merawat Motor di Masa Inreyen

 Tidak Memperlakukan Motor Secara Ektrim

Selama masa inreyen, alangkah bijaknya jika Anda tidak memperlakukan motor secara extrem pada saat 500 Km pertama. Misalnya dengan menekan tas gas secara penuh ketika melakukan start, berkendara dalam kecepatan tinggi serta melakukan pengereman dengan mendadak. Di sisi lain, kesalahan penggunaan dan merawat motor baru juga akan berakibat komponen yang terbentuk karena gesekan ataupun tumbukan tidak akan bekerja secara maksimal.

Atur Putaran Mesin Secara Teratur

Dalam merawat motor agar tetap awet, sebaiknya perhatikan cara mengatur putaran mesin terlebih lagi jika motor masih dalam masa inreyen. Perputaran mesin yang baik akan menjaga mesin itu sendiri agar terhindar dari kerusakan fatal. Oleh sebab itu, Anda harus memperhatikan betul pengendalian RPM Anda di angka yang stabil dan tidak melampaui batas ukuran sesuai anjuran buku pedoman. Tak hanya

Hindari Berjalan di Jalanan yang Extrime

Menghindari jalan berkondisi ekstrim juga menjadi cara merawat motor baru. Pasalnya, kondisi jalan seperti ini akan membuat ban motor baru Anda yang sedang dalam masa adaptasi berisiko mengalami slip. Terlebih lagi jika kondisi jalan yang basah dan licin. Untuk itu, sedapat mungkin hindari motor baru Anda melalui jalan dengan kondisi ekstrim.  

Hindarkan Motor Baru Anda Mengangkut Beban Yang Berat

Alasan mengapa motor Anda belum bisa mengangkut beban yang berat adalah karena komponen motor baru Anda masih dalam proses adaptasi sehingga dibutuhkan cara inreyen yang baik dan benar harus. Jika Anda memaksa motor dengan beban berlebihan, Anda hanya akan memperpendek usia komponen-komponen motor khususnya di sektor suspensi. Alhasil suspensi pada motor anda akan menjadi cepat lembek dan rusak.

Mengganti Oli Motor Secara Teratur

Mengganti motor secara rutin adalah poin yang tak kalah pentingnya dalam merawat motor baru Anda. Dianjurkan mengganti oli motor setelah menempuh jarak sekitar 1.000 Km pertama atau 2 bulan setelah motor baru digunakan. Hal ini dilakukan agar sisa partikel yang disebabkan oleh gesekan antar komponen, seperti serpihan logam dapat larut dan dibuang bersama oli bawaan motor. Jangan ragu menguras oli motor meski jarak yang ditempuh motor belum begitu jauh.

Be Sociable, Share!

Be the first to comment on "5 Tips Merawat Motor di Masa Inreyen"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*